Audit Mutu UAD

Pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) UAD

  1. AMI 1 : Oktober 2009
  2. AMI 2 : Januari 2010
  3. AMI 3 : April 2010
  4. AMI 4 : Juli 2010
  5. AMI 5 : Februari 2011
  6. AMI 6 : September 2011
  7. AMI 7 : Februari 2012

 

Pelaksanaan Audit Mutu Eksternal (AME) oleh PT. SGS

  1. Initial Audit Eksternal : Juni 2010
  2. Pre Audit Eksternal : Oktober 2010
  3. Main Audit Eksternal (Sertifikat ISO 9001: 2008 dan IWA 2: 2007) : November 2010
  4. Surveillance 1 : Mei 2011
  5. Surveillance 2 : Januari 2012

Audit Mutu UAD

Pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) UAD

  1. AMI 1 : Oktober 2009
  2. AMI 2 : Januari 2010
  3. AMI 3 : April 2010
  4. AMI 4 : Juli 2010
  5. AMI 5 : Februari 2011
  6. AMI 6 : September 2011
  7. AMI 7 : Februari 2012

 

Pelaksanaan Audit Mutu Eksternal (AME) oleh PT. SGS

  1. Initial Audit Eksternal : Juni 2010
  2. Pre Audit Eksternal : Oktober 2010
  3. Main Audit Eksternal (Sertifikat ISO 9001: 2008 dan IWA 2: 2007) : November 2010
  4. Surveillance 1 : Mei 2011
  5. Surveillance 2 : Januari 2012

Keikutsertaan BPM UAD dalam Pelatihan Mutu

  1. Pelatihan SPMI UGM (2005)
  2. Pelatihan Manajemen Perguruan Tinggi oleh DIKTI (2004, 2005)
  3. Workshop Borang Baru oleh BAN PT (2007)
  4. Pelatihan Audit Internal dari DIKTI (2008)
  5. Pelatihan Lead Auditor Training Course ISO 9001: 2008 (PT SGS, 2010)
  6. Pelatihan IWA 2: 2007 (PT SGS, 2010)
  7. Intensive Technical Assistance oleh DIKTI (2010)
  8. Balridge Criteria 2011 (Paul Steel) di Malaysia
  9. Pelatihan Basic Service Excellence (PT SGS, 2011)

Tugas Pokok BPM

Tugas Pokok:

  1. Mencermati, mengelola dan mengkoordinasikan pengusulan program-program hibah kelembagaan/ unit kerja baik yang ditawarkan oleh lembaga donor dalam dan luar negeri serta hibah secara internal.
  2. Mengembangkan dan melaksanakan mekanisme monitoring dan evaluasi internal untuk memastikan akuntabilitas dan kualitas penyelenggaraan universitas dan seluruh unit kerja.
  3. Mengembangkan dan melaksanakan proses akreditas institusi kepada unit kerja.
  4. Menjadi penghubung universitas dengan lembaga sertifikasi dan akreditasi lain.
  5. Mengembangkan dan mengelola sistem mutu yang dibutuhkan oleh unit kerja untuk tercapainya kinerja yang lebih baik.